Kategori
Sebuah perjalanan

Pendakian Gunung Penanggungan via Tamiajeng Musim Liburan

Pendakian ini adalah kali kedua pendakian gunung Penanggungan via Tamiajeng. Pendakian yang kami lakukan pada musim liburan sekolah bulan Juni 2019.

Gunung Penanggungan via Tamiajeng, merupakan gunung api mati, karena gunung tersebut sudah tidak aktif, dengan adanya kawah mati di tengah puncaknya. Gunung Penanggungan terkenal di Jawa Timur sebagai miniatur gunung Semeru, karena pada trek terakhir tak ubahnya sama medannya.

Adapun pendakian gunung Penanggungan via Tamiajeng kita awali dengan menuju desa Tamiajeng, Trawas, Mojokerto. Sampai bertemu plakat dari polsek Trawas ambil jalur kiri, pastikan sebelum tikungan Duyung, untuk melihat plakat ke arah Basecamp Penanggungan.

Setelah sampai di basecamp, pastikan memarkir kendaraan, lapor diri dengan pendaftaran sebesar sepuluh ribu, akan mendapatkan kantung plastik sebagai wadah sampah dan gratis air sumber sepuasnya.

Seberes perizinan, perjalanan pun dimulai. Perjalanan dari basecamp (pos 1) menuju pos 2 memakan waktu 15 menit dengan jalan santai. Menuju pos 3 jalan mulai menanjak dengan jalur batu dan selanjutnya jalur berubah menjadi tanah yang ditata dengan batang pohon. Perjalanan menuju pos 3 sekitar 45 menit. Selanjutnya pos 4 sekitar 45 menit, sampai akhirnya setelah pos 4 akan melalui jalur yang disebut tanjakan penderitaan, karena jalur tanahnya yang lumayan terjal dan batuan besarnya yang mudah berubah posisi.

Sampai akhirnya, setelah sejam tibalah di puncak bayangan, lahan yang luas dengan pertanda banyaknya tenda, banyak tempat untuk camp, apalagi di musim liburan, tak ubahnya adalah panggung musik di malam harinya.

Selepas sampai, jam menunjukkan pukul sebelas malam, tenda pun sudah jadi, menyiapkan hidangan malam, seberes makan tidur.

Summit puncak kami mulai pukul lima pagi, tak ubahnya suasana yang malam tak terlihat, pagi pun berdebu, tak ubahnya sampah adalah pemandangan wajib bagi kami.

Summit dimulai, setengah jam kami berjalan, trek makin menanjak dengan kemiringan wajar, kami tinggalkan tas di bawah bersama tendanya. Hanya beratnya air yang menemani pendakian puncak yang biasa disebut sebagai Pawitra. Tak ubahnya jalur summit sendiri semakin tak bisa diajak kompromi, sampai-sampai kita terkadang memeluk tanah yang kita pijak atau merangkul batuan yang kita langkahi.

Tampak indah pemandangan ke arah gunung nun jauh di sana, megah berdiri gunung Arjuno Welirang. Perjalanan kita lanjutkan kembali, terk berubah mulai berbatu, sampai akhirnya 45 menit kemudian kami sampai di puncak sebenarnya dari gunung Penanggungan, Puncak Pawitra 1653 mdpl. Hamparan luas puncak, di tengahnya terdapat kawah mati yang biasa digunakan untuk camp bagi pendaki multi jalur, nampak beberapa tenda yang camp di kawah mati, tak sebanyak di puncak bayangan.

Sambil berfoto sebagai kenangan, menikmati pemandangan, kita sejenak napak tilas di puncak. Kita menemukan salah satu makam dari seorang syech yang mungkin dulu adalah orang yang memiliki pengaruh di masyarakat sekitar Gunung Penanggungan. Nampak hamparan gunung lain dari puncak, Gunung Arjuno Welirang, Semeru, bahkan Anjasmoro, gunung Semeru (jika beruntung).

Sejam kemudian kami bergeas turun, turun lebih lama memakan waktu sekitar satu jam lebih 30 menit, karena sulitnya jalur dan kehati-hatian.

Paling tidak pendakian gunung Penanggungan merupakan salah satu cara untuk menikmati alam. Bukan seberapa tinggi gunung tersebut, namun setiap gunung memiliki karakter yang tak bisa kita bandingkan dengan gunung yang lain, jadi bersiaplah (anz).

Tips pendakian Gunung Penanggungan via Tamiajeng.

1. Sediakan perbekalan secukupnya, paling tidak dua hari satu malam.

2. Perlengkapan selengkapnya, meski musim jemarau, suhu akan semakin menurun.

3. Jangan meremehkan segala hal, pastikan berhati-hati saat melangkah.

4. Pastikan membawa tenda di musim hujan.

5. Selepas pos 2 jalur menanjak, sediakan air minimal 3 botol besar untuk 2 orang.

6. Pendaftaran gratis plastik, bawa turun sampahmu!

7. Hormati pendaki lain, setidaknya paham jam istirahat di puncak bayangan.

8.Untuk guide dan informasi, bisa menghubungi 085791489817 via whatsapp.

Video pendakian bisa dilihat di youtube channel MT WJ.

Oleh Anz

Tulislah apa yang kau pikir tak perlu ditulis sebelumnya, terlebih kau sadar itu berarti di masamu selanjutnya

Berbagi
Ig: @anashadid
Fb: anas hadid

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s